Kamis, 29 Agustus 2019

Harta dan Kekaya’an




Harta dan Kekaya’an


1. Yang dinamakan kekayaan bukanlah banyaknya harta-benda tetapi kekayaan yang sebenarnya ialah kekayaan jiwa (hati). 
(HR. Abu Ya'la)

2. Setiap orang lebih berhak atas harta miliknya daripada ayahnya atau anaknya dan segenap manusia. 
(HR. Al-Baihaqi)

3. Harta kekayaan adalah sebaik-baik penolong bagi pemelihara'an ketakwaan kepada Allooh. 
(HR. Ad-Dailami)

4. Tiap menjelang pagi hari dua malaikat turun. 
Yang satu berdo'a: 
"Ya Allooh, karuniakanlah bagi orang yang menginfakkan hartanya tambahan peninggalan.
Malaikat yang satu lagi berdo'a: 
"Ya Allooh, timpakan kerusakan (kemusnahan) bagi harta yang ditahannya (dibakhilkannya)." 
(Mutafaq'alaih)

5. Harta yang dizakati tidak akan susut (berkurang). 
(HR. Muslim)

6. Sesungguhnya rezeki mencari seorang hamba sebagaimana ajal mencarinya. 
(HR. Ath-Thabrani)

7. Cinta yang sangat terhadap harta dan kedudukan dapat mengikis agama seseorang.
 (HR. Aththusi)

8. Anak Adam berkata: "Hartaku... hartaku..." Nabi Saw bersabda: "Adakah hartamu, hai anak Adam kecuali yang telah kamu belanjakan untuk makan atau membeli sandang lalu kumal, atau sedekahkan lalu kamu tinggalkan." 
(HR. Muslim)

9. Apa yang sedikit tetapi mencukupi lebih baik daripada banyak tetapi melalaikan. 
(HR. Abu Dawud)

10. Bagi tiap sesuatu terdapat ujian dan cobaan, dan ujian serta coba'an terhadap umatku ialah harta-benda. 
(HR. Tirmidzi)

11. Akan datang bagi manusia suatu jaman di mana orang tidak peduli apakah harta yang di perolehnya halal atau haram.
 (HR. Bukhori)

12. Wahai 'Amru, alangkah baiknya harta yang sholeh di tangan orang yang sholeh.
 (HR. Ahmad)

13. Pada akhir jaman kelak manusia harus menyediakan harta untuk menegakkan urusan agama dan urusan dunianya.
 (HR. Ath-Thabrani)

14. Orang yang paling dirundung penyesalan pada hari kiamat ialah orang yang memperoleh harta dari sumber yang tidak halal lalu menyebabkannya masuk neraka. 
(HR. Bukhori)

15. Sesungguhnya orang-orang yang mengelola harta Allah dengan tidak benar maka bagi mereka api neraka pada hari kiamat. 
(HR. Bukhori)

16. Janganlah kamu mengagumi orang yang terbentang kedua lengannya menumpahkan darah. Di sisi Allooh dia adalah pembunuh yang tidak mati. Jangan pula kamu mengagumi orang yang memperoleh harta dari yang haram. Sesungguhnya bila dia menafkahkannya atau bersedekah maka tidak akan di terima oleh Allooh dan bila disimpan hartanya tidak akan berkah. Bila tersisa pun hartanya akan menjadi bekalnya di neraka.
 (HR. Abu Dawud)

17. Sesungguhnya uang dinar dan dirham ini telah membinasakan orang-orang sebelum kamu dan di masa yang akan datang pun akan membinasakan. 
(HR. Ath-Thabrani)

18. Apabila kamu di beri sesuatu tanpa kamu minta maka pergunakanlah (makanlah) dan sedekahkanlah sebagiannya. 
(HR. Muslim)

19. Barang siapa mengumpulkan harta dengan tidak sewajarnya (tidak benar) maka Allooh akan memusnahkannya dengan air (banjir) dan tanah (longsor). 
(HR. Al-Baihaqi)


            ___/|\___
            ¨¨¨˜°♥°˜¨¨¨
Walloohu Alam.