Silsilah Hadits-Hadits Masyhur -5
(Surga Itu Di Bawah Telapak Kaki
Ibu)
Senin, 12 April 04
Senin, 12 April 04
Mukaddimah:
Hadits ini tentunya tidak lagi asing bagi siapapun, sebab sangat sering di ucapkan ataupun di dengar melalui berbagai media.
Namun ada hal yang perlu di klarifikasi lagi mengingat penisbahannya kepada sabda Rosulullooh bukanlah hal main-main; apakah kualitas hadits dengan redaksi seperti itu dapat di pertanggung jawabkan ataukah tidak?
Hadits ini tentunya tidak lagi asing bagi siapapun, sebab sangat sering di ucapkan ataupun di dengar melalui berbagai media.
Namun ada hal yang perlu di klarifikasi lagi mengingat penisbahannya kepada sabda Rosulullooh bukanlah hal main-main; apakah kualitas hadits dengan redaksi seperti itu dapat di pertanggung jawabkan ataukah tidak?
Kalau, begitu apakah ada hadits
dengan naskah yang lain?
Ataukah hanya maknanya saja yang shohih?
Naskah Hadits:
Naskah Hadits:
اْلجَنَّةُ تَحْتَ أَقْدَامِ
اْلأُمَّهَاتِ
"Surga itu di bawah telapak
kaki ibu."
Penjelasan:
Hadits dengan redaksi seperti ini di sebutkan oleh Imam as-Suyûthiy di dalam kitabnya ad-Durar al-Muntsirah Fi al-Ahâdîts al-Musytahirah (buku yang kami gunakan sebagai rujukan dalam kajian ini), dengan menyatakan bahwa ia di riwayatkan oleh Imam Muslim dari hadits Anas.
Namun penahqiq (analis) atas buku tersebut, yaitu Syaikh. Muhammad Luthfy ash-Shabbâgh memberikan beberapa anotasi berikut:
"Hadits dengan redaksi (lafazh) seperti ini kualitasnya Dho'îf (lemah). Menurut saya, menisbahkannya kepada Imam Muslim perlu di beri catatan. Imam ash-Shakhowiy berkata:
Penjelasan:
Hadits dengan redaksi seperti ini di sebutkan oleh Imam as-Suyûthiy di dalam kitabnya ad-Durar al-Muntsirah Fi al-Ahâdîts al-Musytahirah (buku yang kami gunakan sebagai rujukan dalam kajian ini), dengan menyatakan bahwa ia di riwayatkan oleh Imam Muslim dari hadits Anas.
Namun penahqiq (analis) atas buku tersebut, yaitu Syaikh. Muhammad Luthfy ash-Shabbâgh memberikan beberapa anotasi berikut:
"Hadits dengan redaksi (lafazh) seperti ini kualitasnya Dho'îf (lemah). Menurut saya, menisbahkannya kepada Imam Muslim perlu di beri catatan. Imam ash-Shakhowiy berkata:
“Demikian ini, padahal ad-Dailamiy
telah menisbahkannya kepada Imam Muslim dari Anas, karena itu perlu di cek
kembali.' Al-Ghumâriy ketika memberikan anotasi atas hal itu berkata:
“Sama sekali Imam Muslim tidak
mengeluarkan hadits ini, sekalipun Imam az-Zarkasyiy dan as-Suyûthiy
menisbahkan kepadanya mengikuti Imam ad-Dailamiy.'
Untuk itu, perlu merujuk kepada buku-buku berikut:
Untuk itu, perlu merujuk kepada buku-buku berikut:
- Ahâdîts al-Qushshâsh karya Ibn Taimiyyah, h.70
- al-Maqâshid al-Hasanah Fî Bayân Katsîr Min al-Ahâdîts
al-Musytahirah 'Ala al-Alsinah, karya as-Sakhâwiy, h.176
- Tamyîz ath-Thayyib Min al-Khabîts Fîmâ Yadûr 'Ala
Alsinah an-Nâs Min al-Hadîts, karya Ibn ad-Diba', h.63
- Kasyf al-Khafâ` wa Muzîl al-Ilbâs 'Amma isytahara Min
al-Ahâdîts 'Ala Alsinah an-Nâs, karya al-'Ajlûniy, Jld.I, h.335
- Mîzân al-I'tidâl, karya Imam adz-Dzhabiy, jld.IV, h.220
- al-Fawâ`id al-Maudlû'ah Fil Ahâdîts al-Mawdlû'ah karya
al-Karmiy, Hal.147
- al-Kâmil karya Ibn 'Adiy, Jld.VI, h.2347
- Dho'îf al-Jâmi' karya Syaikh Nashiruddin al-Albâniy,
No.2666
Syaikh al-Albâniy berkata, 'Hadits tersebut (di atas) tidak di perlukan lagi karena sudah ada hadits sebelumnya yang di muat di dalam kitab ash-Shohîh, no.1249 dengan lafazh,
اِلْزَمْهَا فَإِنَّ اْلجَنَّةَ تَحْتَ
أَقْدَامِهَا
"Berbaktilah terus kepadanya
(sang ibu) karena surga itu berada di bawah telapak kakinya."
Yang di maksud oleh Syaikh al-Albâniy tersebut adalah hadits yang di riwayatkan Mu'âwiyah bin Jâhimah yang di keluarkan Imam Ahmad (Jld.III:429) dan an-Nasâ`iy.
Yang di maksud oleh Syaikh al-Albâniy tersebut adalah hadits yang di riwayatkan Mu'âwiyah bin Jâhimah yang di keluarkan Imam Ahmad (Jld.III:429) dan an-Nasâ`iy.
Lihat juga, Sunan Ibn Mâjah, no.2781
dan al-Mustadrak karya al-Hâkim, Jld.II, h.104."
(Sumber: ad-Durar al-Muntsirah Fi al-Ahâdîts al-Musytahirah karya Imam as-Suyûthiy, tahqiq Syaikh. Muhammad Lutfhfy ash-Shabbâgh, h.105-106, no.178)
(Sumber: ad-Durar al-Muntsirah Fi al-Ahâdîts al-Musytahirah karya Imam as-Suyûthiy, tahqiq Syaikh. Muhammad Lutfhfy ash-Shabbâgh, h.105-106, no.178)
Walloohu A’lam.
___/|\___
¨¨¨˜°♥°˜¨¨¨
