Senin, 26 Agustus 2019

Silsilah Hadits-Hadits Masyhur-6



SILSILAH HADITS-HADITS MASYHUR-6
(Bercincinlah Dengan Batu Akik…)
Mukaddimah

Barangkali ada sebagian penggemar yang karena saking kagumnya atau pedagang batu cincin yang karena ingin melariskan dagangannya berdalil dengan hadits tentang ke utama’an batu akik.
Siapa yang tidak tahu batu akik?
Tetapi apakah dapat di benarkan berdalil dengan hadits tersebut. berikut uraiannya!!

Naskah Hadits:
تَخَتَّمُوْا بِاْلعَقِيْقِ فَإِنَّهُ يَنْفِي الْفَقْرَ
Bercincinlah dengan batu akik sebab ia dapat menghilangkan kefakiran

Takhrij Ringkas:

Hadits ini di riwayatkan oleh ad-Dailami, dari hadits Anas, Umar, Ali dan Aisyah dengan sanad-sanad yang beragam.
Di dalam kitab al-Yawaqit karya Muthriz di sebutkan bahwa Ibrahim al-Harbi di tanyai mengenai hadits ini, ia mengatakan: ‘Shohih.
Ia berkata pula, di riwayatkan juga dengan lafazh ‘Tahattamu’ (dengan huruf Ha’ sebagai ganti huruf Kho’-red), artinya berdiamlah di Aqiq dan menetaplah di sana.
Menurutku (Imam as-Suyuthi), Ibn Adiy meriwayatkan dengan sanad Dho’if (lemah) dari hadits Aisyah secara Marfu’ denga lafazh,
تَخَتَّمُوْا بِاْلعَقِيْقِ فَإِنَّهُ مُبَارَكٌ
Bercincinlah dengan batu akik sebab ia di berkahi

(Lihat buku rujukan kita, ad-Durar al-Muntatsirah Fi al-Ahadits al-Masyhurah karya Imam as-Suyuthi, hal.101, nomor 164)

Komentar Terhadap Hadits:

Peneliti (Penahqiq) buku rujukan di atas (ad-Durar al-Muntsirah), Syaikh Muhammad Luthfi ash-Shabbagh berkata:
Kualitas hadits ini adalah MAWDHU’ (PALSU) .
Lihat rujukan-rujukan berikut:
- al-Maqoshid al-Hasanah, hal.153
- Tamyiz al-Khobits, hal.55
- Kasyf al-Khofa’, I:299
- Al-Kamil karya Ibn ‘Adiy, VII:2604
- Tarikh Baghdad, XI:251 dengan lafazh, “…..Fa Innahu Mubarak”
- Dho’if al-Jami’ ash-Shoghir, 2411, ia (Syaikh al-Albani) berkata, “Maudhu’ (Palsu)
- At-Tanbih ‘Ala Huduts at-Tash-hif karya Hamzah al-Ashfihani, hal.33
- Al-Asrar, 133
- Mizan al-I’tidal, I:530 dan IV:455
- Al-Mawdhu’at, III:58
- Al-La’ali, II:272
- Tanzih asy-Syari’ah, II:270
- Al-Fawa’id karya asy-Syaukani, hal.194


Walloohu A’lam.
  ___/|\___
¨¨¨˜°°˜¨¨¨