YANG PERLU ANDA KETAHUI DARI
HADITS-5
(Membatasi Diri Pada Kitab ash-Shohihain,
Tepatkah?)
TANYA:
Bagaimana pendapat anda terhadap orang yang hanya membatasi diri pada kitab ash-Shohihain (Shohih al-Bukhori dan Shohih Muslim) saja tanpa mau melirik kepada kitab-kitab sunnah yang lain?
Bagaimana pendapat anda terhadap orang yang hanya membatasi diri pada kitab ash-Shohihain (Shohih al-Bukhori dan Shohih Muslim) saja tanpa mau melirik kepada kitab-kitab sunnah yang lain?
Apakah al-Bukhori dan Muslim
mensyaratkan untuk mengeluarkan semua hadits yang shohih saja?
JAWAB:
Tidak dapat di sangkal lagi, bahwa pendapat itu jauh dari benar bahkan bisa terjerumus ke dalam ke sesatan karena sama artinya dengan menolak sunnah Rosulullooh SAW.
Al-Bukhori dan Muslim tidak mensyaratkan untuk mengeluarkan semua hadits yang shohih saja.
JAWAB:
Tidak dapat di sangkal lagi, bahwa pendapat itu jauh dari benar bahkan bisa terjerumus ke dalam ke sesatan karena sama artinya dengan menolak sunnah Rosulullooh SAW.
Al-Bukhori dan Muslim tidak mensyaratkan untuk mengeluarkan semua hadits yang shohih saja.
Seperti yang di informasikan para Ulama’
dari al-Bukhori, bahwa ia pernah berkata:
“Aku hafal 100 ribu hadits shohih.
Para Ulama’ itu juga menukil darinya
yang mengatakan:
“Tapi aku tinggalkan hadits-hadits
lain yang shohih karena khawatir terlalu panjang (bertele-tele).”
Al-Bukhori sendiri telah menshohihkan sendiri hadits-hadits yang bukan shohih.
Al-Bukhori sendiri telah menshohihkan sendiri hadits-hadits yang bukan shohih.
Hal ini nampak secara jelas sekali
dalam pertanya’an-pertanya’an at-Turmudzi kepadanya seperti yang terdapat di
dalam Sunan at-Turmudzi.
Para Ulama’ juga menukil dari Muslim hal serupa di mana ia pernah mengatakan:
Para Ulama’ juga menukil dari Muslim hal serupa di mana ia pernah mengatakan:
“Bukan segala sesuatu yang menurutku
shohih lalu aku muat di sini.”
Jadi, tidak dapat di ragukan lagi kebablasan orang yang hanya membatasi diri pada kitab ash-Shohihain saja dan menolak kitab selain keduanya.
(SUMBER: As’ilah Wa Ajwibah Fii Mustholah al-Hadiits karya Musthafa al-‘Adawi, hal.14-15, no.28)
Jadi, tidak dapat di ragukan lagi kebablasan orang yang hanya membatasi diri pada kitab ash-Shohihain saja dan menolak kitab selain keduanya.
(SUMBER: As’ilah Wa Ajwibah Fii Mustholah al-Hadiits karya Musthafa al-‘Adawi, hal.14-15, no.28)
Walloohu A’lam.
___/|\___
¨¨¨˜°♥°˜¨¨¨
