Senin, 26 Agustus 2019

Sholat



Sholat
 
Sholat dalam pengertian bahasa adalah Do’a.
Dan do’a, menurut Nabi, seperti di riwayatkan oleh Turmudzi, adalah inti ibadah.
Dalam Al-Qur'an, perintah sholat (melaksanakan perbuatan yang di mulai dengan takbir dan di akhiri dengan salam) selalu di dahului oleh kata aqim atau aqimu.
Kata aqima biasa di terjemahkan "mendirikan" .
Terjemahan ini sebenarnya kurang tepat.
Menurut al-Qurthubi dalam tafsirnya, aqimu terambil dari kata qoma yang berarti "berdiri".
Tetapi kata itu lebih tepat jika di artikan "bersinambung dan sempurna".
Mak­nanya, melaksanakan dengan baik, khusyu' dan bersinambung sesuai dengan syarat-syaratnya.
Sedangkan kata shotat sendiri mempunyai tiga makna.1
Pertama, berarti curahan Rahmat bila pelakunya adalah Allooh.
Ke dua, berarti permohonan ampunan bila pelakunya adalah para Malaikat.
Ke tiga, berarti Do’a bila pelakunya adalah makhluk, seperti manusia.
 
Sholat di sebutkan, dengan berbagai macam derivasi (kata turunan)-nya, sebanyak 99 kali dalam Al-Qur'an.
Ini mengingat­kan kita pada banyaknya Asma’ul Husna atau nama-nama indah Tuhan2.
Kata sholat sendiri terulang sebanyak 67 kali, suatu bi­langan prima, dengan indeks ke-19.
 
Sholat telah lama di perkenalkan sejak zaman Nabi-Nabi sebelum Muhammad saw dengan cara masing-masing.
Dalam Al-Qur'an tercatat, pertama kali perminta’an untuk "mendirikan sholat" yaitu ketika Nabi Ibrohim AS berDo’a.
la tidak meminta ke kaya’an dan ke sehatan, tetapi sesuatu yang lain.
 
"Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan sholat.
“Ya Tuhan kami, perkenankanlah Do’aku…
(Ibrohim 14 :40).
 
Dalam Al-Qur'an, konfirmasi kewajiban sholat lima kali sehari tercatat seperti dalam surat-surat berikut:
Shubuh (an-Nur [24]: 58);
Shubuh, zhuhur dan isya' (Al-Isro' 17 : 78);
Ashar (Al­-Baqoroh 2 : 238);
Maghrib (Hud 11 : 114);
Isya' (an-Nur 24 : 58).
Sedangkan kewajiban sholat Jum'at bagi orang-orang ber­iman di catat dalam Surat al-Jumu'ah ayat 9.
 
Kodetifikasi Bilangan Prima dalam Sholat
 
Konfirmasi struktur bilangan prima dalam sholat di ketahui melalui berbagai cara dan metode yang tidak lepas dari struktur utama Al-Qur'an yang di ketahui sebelumnya:
 
1.        Angka 5 (kewajiban sholat dalam satu hari) dan 17 (jumlah raka’at) adalah bilangan prima.
Angka 17 adalah bilangan prima kembar, pasangan bilangan 19.

2.    Digit tiap raka’at sembahyang merupakan cerminan kodeti­fikasi angka 19, dengan jumlah tetap 17, di mulai dari awal yaitu shubuh.
 
24434 = 19 x 7286, di mana: 2 + 4 + 4 + 3 + 4 = 1 + 2 + 8 + 6 = 17
 
Kita berpikir, barangkali satu-satunya, yakni mendapatkan satu deretan bilangan terdiri dari 5 angka yang jumlahnya merupakan bilangan prima kembar (17), dan hasilnya pun merupakan kelipatan dari pasangannya (19).
Sholat adalah komunikasi langsung dan privat dari Manu­sia dan Jin kepada Robbi, "berkesinambungani" atau aqimu, clan dengan cara yang benar.
Dalam bahasa kriptogram Frank Drake: sholat di tunjukkan dalam bentuk kode 24434 bits informasi, hasil dari produk bilangan prima kembar 19 dengan koefisien 1286.
Cara pertama, informasi di susun dalam 1286 baris; dengan tiap baris memuat 19 karakter.
Cara ke dua lebih rumit, berbeda de­ngan pesan Arecibo, informasi sholat merupakan produk 3 bilangan prima, yaitu 19, 2, dan 643 (prima kembar).
Dengan demikian,1286 baris informasi bisa di-enkripsi Lagi dengan 643 sub-baris; tiap sub-baris memuat 2 bits, kode biner "1" dan "0".
Tetapi bentuk seperti ini belum terba-yangkan; kripto dalam 3 dimensi (x, y dan z).
Bentuk komunikasi di atas adalah bentuk komunikasi dasar terting­gi di alam semesta, yang di kodekan dalam bilangan prima kembar dan kode biner.
Informasi di transmisikan 5 kali se­hari, dalam bentuk segmen yang "berkesinambungan" dan di baca dari kanan ke kiri.

2.        Kata sholat yang ke-19 dari 99 kali penyebutan, di letakkan dalam urutan surat dan ayat yang ke-17.
Surat al-Maidah ayat 103, menyebutkan 3 kata sholat, untuk yang ke-18,19, dan 20.

TABEL 10.1
SURAT DAN AYAT YANG MENYEBUTKAN
KATA SHOLAT, SAMPAI URUTAN KE-17

 
No
No Surat
Nama Surat
No Ayat
Jumlah Kata Sholat
1
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
3
1
2
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
43
1
3
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
45
1
4
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
83
1
5
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
110
1
6
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
125
1
7
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
153
1
8
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
157
1
9
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
177
1
10
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
238
2
11
2
AI-Baqoroh (Sapi Betina)
277
1
12
3
Ali 'Imron (Keluarga 'Imron)
39
1
13
4
An-Nisa' (Wanita)
43
1
14
4
An-Nisa' (Wanita)
77
1
15
4
An-Nisa' (Wanita)
101
1
16
4
An-Nisa' (Wanita)
102
1
17
4
An-Nisa' (Wanita)
103
3
(kata yg ke 19)

 
TABEL 10.2
KODETIFIKASI 17 AYAT, DI MANA
KATA ALLAH BERTEMU DENGAN KATA SHALAT

No
Nama surat
No. Ayat

Allooh

Sholat
1
AI-Baqoroh (2)
83
1
21
1
19
2
AI-Baqoroh (2)
177
1
20
1
18
3


 
An-Nisa' (4)


 
103
(kata sholat ke-19)

 
1


 
19
(kata Allooh ke-19)

 
3


 
17
(kata Sholat ke
17 berdampingan
dengan kata Allooh)
4
An-Nisa' (4)
142
1
18
1
14
5
AI-Maidah (5)
12
2
17
1
13
6
AI-Maidah (5)
55
1
15
1
12
7
AI-Maidah (5
91
1
14
1
11
8
At-Thaubah (9)
18
2
13
1
10
9
At-Taubah (9)
54
1
11
1
9
10
Thoha (20)
14
1
10
1
8
11
AI-Haj (22)
35
1
9
1
7
12
AI-Haj (22)
78
1
8
1
6
13
An-Nur(24)
27
1
7
1
5
14
Fathir (35)
29
1
6
1
4
15
AI-Mujadilah (58)
13
1
5
1
3
16
AI-Muzzammil (73)
20
3
4
1
2
17
AI-Bayyinah (98)
1
1
1
1
1


Jumlah


19
-

4.    Kodetifikasi juga di tunjukkan dengan bentuk 17 ayat per­temuan kata Allooh dengan kata sholat dalam Al-Qur'an.3 Dalam 17 ayat tersebut terdapat 19 kata sholat.

5.    Kata sholat ke-19 dari urutan belakang; di surat 2 ayat 83 berhubungan dengan struktur kalimat Basmallah, dan struk­tur surat-surat fawatih.
Ayat tersebut "kebetulan" terdiri dari 29 kata.
Enkripsi terlihat bila nomor surat, ayat, dan banyaknya kata dalam ayat di jumlahkan:

2 + 83 + 29 = 114 atau (19 x 6)
 
Muhammad saw kembali dari perjalanan malam, Isro' Mi'raj, dengan petunjuk Ilahi yang tegas tentang kewajiban sholat:17 raka’at sehari.
Kewajiban ini di ketahui oleh kaum Mus­lim dari generasi ke generasi.
Barangkali yang tidak di ketahui adalah bahwa bilangan 17 ini "di kodekan" dalam nomor Surat Al-Isro', yaitu nomor 17.


Walloohu A’lam.
___/|\___
¨¨¨˜°♥°˜¨¨¨