Senin, 26 Agustus 2019

Silsilah Hadits-Hadits Masyhur-10



SILSILAH HADITS-HADITS MASYHUR-14
(Cinta Tanah Air Adalah Sebagian Dari Iimaan)

MUKADDIMAH

Barangkali banyak orang yang masih meyakini bahwa hadits tentang cinta tanah air (yang kita kaji dalam rubrik ini) merupakan hadits yang shohih bersumber dari Rosulullooh SAW.

Karena itu, banyak mereka yang mengklaim diri sebagai kaum nasionalis berargumentasi dengan hadits ini untuk menunjukkan rasa patriotisme dan bela negara.

Padahal, berargumentasi dengan hadits yang tak di ketahui juntrungannya, tentu amat berbahaya.

Namun argumentasi mengenai masalah bela tanah air dan kewajiban seorang Muslim (yang baligh dan mampu) membela negerinya bila di masuki secara ke kerasan oleh musuh dapat di ketahui melalui dalil-dalil lain, yaitu hadits-hadits shohihi tentang hal itu bukan berdasarkan hadits yang kita kaji ini.
Dalam hadits-hadits shohih tersebut di ketahui bahwa membela negeri sa’at di serang musuh adalah suatu kewajiban agama.

Karena itu, hendaknya menghindari cara yang salah dalam berargumentasi, termasuk dalam masalah ini, dengan merujuk kepada dalil yang jelas kualitasnya.!!

NASKAH HADITS:
حُبُّ اْلوَطَنِ مِنَ اْلإِيْمَانِ
“Cinta tanah air adalah sebagian dari Iimaan”

Keterangan

Menurut pengarang buku ad-Durar al-Muntatsirah Fi al-Ahaadiits al-Musytahirah, imam Jalaluddin as-Suyuthi (buku rujukan kajian ini), hadits ini tidak di ketahuinya.

Tanggapan Muhaqqiq:

Syaikh Muhammad Luthfi ash-Shabbagh, dalam tahqiq (analisis)nya atas buku ad-Durar mengatakan:
“Kualitas hadits di atas adalah MAWDHU’ (PALSU), untuk itu silahkan rujuk referensi berikut:

- al-Maqaashid al-Hasanah Fii Bayaan Katsiirin Minal Ahaadiits al-Musytahirah ‘Ala al-Alsinah karya as-Sakhawi, hal.183
- Tamyiiz ath-Thayyib Minal Khabiits… karya Ibn ad-Dubayyi’, hal.65
- Al-Asrar al-Marfuu’ah Fii al-Akhbaar al-Mawdhuu’ah karya Mala Ali al-Qori, hal.164
- Al-Fawaa’id al-Mawdhuu’ah Fii al-Ahaadiits al-Mawdhuu’ah karya al-Karamy, hal.174
- Tadzkirah al-Mawdhuu’aat karya al-Fitni, hal.70
- Kasyf al-Khafaa’ Wa Muziil al-Ilbaas… karya al-‘Ajluni, jilid I, hal.158

(SUMBER: ad-Durar al-Muntatsirah Fii al-Ahaadiits al-Musytahirah karya imam Jalaluddin as-Suyuthi, tahqiq Syaikh Muhammad Luthfi ash-Shabbagh, hal.110, no.190)



Walloohu A’lam.
  ___/|\___
¨¨¨˜°°˜¨¨¨